Kedai Bubur Ayam Paling Nagih di Kota Hujan Edisi Terbaru 2026 -Bogor selalu punya cara tersendiri untuk memanjakan lidah para pelancong dan warga lokalnya.
Di tengah udara pagi yang sejuk cenderung dingin atau saat rintik hujan mulai turun membasahi aspal, tidak ada yang lebih nikmat selain menyantap semangkuk bubur ayam hangat.
Baca Juga: Kedai Bubur Ayam Paling Nagih di Kota Hujan Edisi Terbaru 2026
Menu sarapan sejuta umat ini telah bertransformasi dari sekadar makanan kaki lima menjadi ikon kuliner yang diburu lintas generasi.
Memasuki tahun 2026, peta persaingan kuliner bubur ayam di Bogor semakin kompetitif. Muncul berbagai inovasi rasa, mulai dari bubur ala
Tiongkok yang kental akan aroma jahe, hingga bubur gaya tradisional Sunda dengan kuah kuning yang melimpah.
Jika Anda sedang mencari referensi tempat sarapan atau makan malam yang menghangatkan jiwa, mari kita telusuri daftar rekomendasi bubur ayam paling legendaris dan terfavorit di Bogor berikut ini.
Mengapa Bubur Ayam Bogor Begitu Istimewa?
Sebelum kita masuk ke daftar tempatnya, mari kita bedah sejenak apa yang membuat “Bubur Bogor” berbeda dengan bubur di kota-kota lain seperti Jakarta atau Bandung. Secara umum, karakteristik bubur di Bogor terletak pada teksturnya yang sangat lembut namun tidak cair.
Penggunaan beras lokal pilihan dari Cianjur atau Sukabumi sering kali menjadi kunci rahasianya. Selain itu, variasi topping di Bogor jauh lebih berani.
Anda tidak hanya akan menemukan suwiran ayam dan kerupuk, tetapi juga potongan jeroan yang diolah dengan bumbu kuning, telur pindang yang legit, hingga siraman kaldu yang kaya akan rempah-rempah rahasia.
Daftar Rekomendasi Bubur Ayam Terpopuler di Bogor 2026
1. Bubur Ayam Spesial Bahari (Kawasan Jembatan Merah)
Berbicara soal kuliner Bogor tidak lengkap tanpa menyebut Jembatan Merah. Di sini terdapat salah satu kedai bubur ayam yang sudah berdiri sejak puluhan tahun lalu namun tetap eksis hingga 2026.
Keunggulan: Tekstur buburnya sangat padat namun lumer di mulut. Yang paling khas adalah penggunaan kecap manis lokal Bogor yang memberikan sentuhan karamel alami.
Menu Wajib: Coba pesan porsi istimewa dengan tambahan sate usus yang digoreng garing serta sate telur puyuh yang bumbunya meresap sampai ke dalam.
Suasana: Kedai ini sangat ramai saat jam sarapan (pukul 06.00 – 09.00). Bersiaplah untuk sedikit mengantre, namun pelayanan mereka sangat cepat.
2. Bubur Ayam Tirza (Area Air Mancur)
Kawasan Air Mancur adalah surga kuliner malam di Bogor. Bubur Ayam Tirza telah menjadi primadona bagi mereka yang mencari kehangatan di tengah malam.
Keunggulan: Bubur di sini bertipe “Bubur Chinese” yang cenderung gurih alami tanpa banyak kuah kuning. Taburan cakwe-nya sangat melimpah dan selalu dalam kondisi segar (crispy).
Menu Wajib: Bubur Ayam dengan tambahan telur ayam kampung mentah yang dimasukkan ke dalam bubur panas. Aduk perlahan hingga telur setengah matang dan menciptakan tekstur creamy yang tak tertandingi.
Suasana: Sangat cocok untuk hangout malam bersama teman karena area duduknya yang cukup luas di pinggir jalan dengan pencahayaan yang estetik.
3. Bubur Ayam Kang Ismet (Kawasan Pandu Raya)
Pandu Raya kini berkembang menjadi pusat kuliner modern di Bogor. Di antara deretan kafe kekinian, Bubur Ayam Kang Ismet tetap menjadi destinasi utama.
Keunggulan: Kang Ismet sangat terkenal dengan kuah kuningnya yang “berani bumbu”. Kunyit, kemiri, dan kaldu ayamnya terasa sangat kuat namun tetap seimbang.
Menu Wajib: Mintalah topping kulit ayam goreng. Tekstur renyah dari kulit ayam berpadu dengan lembutnya bubur adalah kombinasi juara.
Suasana: Kedainya bersih dan tertata rapi, sangat nyaman untuk membawa keluarga kecil sarapan di sini.
4. Bubur Ayam Labuhan (Dekat RSUD Bogor)
Jika Anda menyukai bubur dengan porsi yang sangat mengenyangkan (porsi kuli), maka Bubur Ayam Labuhan adalah jawabannya.
Keunggulan: Porsinya hampir tumpah dari mangkuk. Suwiran ayamnya tidak pelit, ditambah dengan kacang kedelai goreng yang memberikan tekstur crunchy.
Menu Wajib: Bubur Ayam Komplit. Anda akan mendapatkan setengah telur asin yang memberikan rasa gurih masir pada setiap suapan.
Suasana: Terletak di lokasi strategis, tempat ini selalu penuh oleh para pekerja kantoran dan tenaga medis di pagi hari.
5. Bubur Ayam Cirebonan “Mang Ojo” (Jalan Pajajaran)
Meski namanya membawa unsur Cirebon, namun racikan Mang Ojo sudah sangat menyesuaikan dengan lidah warga Bogor selama bertahun-tahun.
Keunggulan: Ciri khasnya adalah kerupuk emping yang disediakan secara cuma-cuma dalam jumlah tertentu. Selain itu, sambal hijau di sini dikenal sangat pedas dan nendang.
Menu Wajib: Bubur Ati Ampela. Pengolahan jeroannya sangat bersih, tidak ada aroma amis sedikit pun, justru terasa manis dan gurih.
Rahasia Di Balik Kenikmatan Semangkuk Bubur
Mengapa satu tempat bisa terasa lebih enak daripada tempat lain? Di tahun 2026, para pedagang bubur ayam di
Bogor mulai menerapkan standar kualitas bahan yang lebih tinggi. Beberapa faktor yang menentukan adalah:
Kualitas Beras: Penggunaan beras baru (bukan beras stok lama) membuat aroma bubur lebih wangi dan warnanya putih bersih secara alami.
Kaldu Ayam Asli: Alih-alih menggunakan penyedap rasa instan yang berlebihan, kedai-kedai favorit di atas menggunakan rebusan tulang ayam dan daging selama berjam-jam untuk menghasilkan kaldu murni.
Teknik Memasak: Memasak bubur memerlukan kesabaran. Diaduk terus-menerus di atas api kecil agar bagian bawahnya tidak gosong (kerak), sehingga menghasilkan tekstur yang homogen.
Panduan Wisata Kuliner Bubur di Bogor untuk Pendatang
Jika Anda baru pertama kali berkunjung ke Bogor pada tahun 2026 ini, ada beberapa tips agar pengalaman kulineran Anda semakin maksimal:
Waktu Terbaik Berkunjung
Sebagian besar kedai bubur ayam terbaik di Bogor buka dalam dua sif:
Sif Pagi: Pukul 06.00 hingga 10.00 WIB. Ini adalah waktu terbaik jika Anda ingin merasakan suasana Bogor yang masih segar dan berkabut.
Sif Malam: Pukul 18.00 hingga 23.00 WIB. Cocok bagi Anda yang ingin menikmati suasana tenang setelah lelah bekerja atau berkeliling kota.
Transportasi
Bogor dikenal dengan sistem satu arahnya di seputaran Kebun Raya. Gunakan aplikasi peta digital terbaru agar tidak tersesat.
Parkir di beberapa kedai bubur favorit mungkin agak sulit jika Anda membawa mobil, jadi menggunakan transportasi daring (ojek/taksi online) sering kali menjadi pilihan yang lebih praktis.
Etika Makan (Tim Diaduk vs Tim Tidak Diaduk)
Di Bogor, perdebatan ini tetap hidup! Namun secara umum, banyak penjual di Bogor menyarankan untuk tidak mengaduk bubur di awal agar
Anda bisa merasakan gradasi rasa dari setiap lapisan topping dan kuah kuningnya terlebih dahulu. Namun, pada akhirnya, kenyamanan Anda adalah prioritas utama.
Analisis Tren Bubur Ayam di Tahun 2026
Di tahun 2026, kita melihat adanya pergeseran gaya penyajian. Banyak kedai kini mulai menggunakan wadah yang lebih ramah lingkungan seperti mangkuk keramik estetis atau kemasan take-away yang bisa didaur ulang.
Selain itu, digitalisasi pembayaran sudah sangat merata. Hampir semua kedai bubur ayam di Bogor, dari yang permanen hingga gerobakan, sudah menerima pembayaran melalui QRIS.
Inovasi lain yang muncul adalah Bubur Ayam Sehat. Beberapa kedai mulai menawarkan opsi bubur dari beras merah atau beras hitam bagi pelanggan yang peduli akan kadar glikemik.
Meskipun begitu, bubur beras putih klasik dengan siraman kaldu tetap menjadi raja yang tak tergoyahkan.
Rekomendasi Tambahan: Hidden Gem yang Wajib Dicoba
Selain lima tempat besar di atas, ada beberapa tempat “tersembunyi” yang mungkin belum banyak diketahui wisatawan namun memiliki rasa yang juara:
Bubur Ayam Simpang Semplak: Dikenal karena porsinya yang jumbo dan harga yang sangat terjangkau bagi kantong pelajar.
Bubur Ayam Gang Aut: Terletak di pusat kuliner tradisional Suryakencana.
Lokasinya dekat dengan Masjid Empang, menawarkan cita rasa yang lebih kaya rempah Timur Tengah pada kaldunya.
Setiap tempat memiliki cerita dan rahasia dapurnya masing-masing. Keunikan inilah yang membuat Bogor selalu dirindukan. Aroma bawang goreng yang harum, kerupuk yang melimpah, hingga hangatnya kuah kuning adalah sebuah simfoni rasa yang akan terus membekas di ingatan.
Penutup: Menikmati Bogor Lewat Semangkuk Bubur
Menelusuri kelezatan bubur ayam di Bogor bukan sekadar perjalanan mengisi perut, melainkan sebuah apresiasi terhadap ketekunan para pedagang yang menjaga resep turun-temurun.
Di tahun 2026, meski teknologi semakin canggih, rasa autentik dari sebuah masakan tradisional tetap menjadi magnet yang tak bisa digantikan.